7 Obat tradisional Penurun Panas Paling Manjur Tanpa kompres

Demam merupakan sebuah respon tubuh atau reaksi tubuh terhadap suatu virus atau penyakit yang menjadi sebab lain yang mendasarinya. Obat tradisional penurun panas merupakan berasal dari tanaman obat yang tidak kalah efektif dari obat-obat dokter sebagai penurun panas secara alami.

Pada dasarnya ketika seseorang mengalami demam ringan, baik itu orang dewasa maupun anak-anak tidak memerlukan obat, cukup dengan banyak minum air putih dan beristirahat. Biasanya demam akan sembuh dengan sendirinya. Namun berikut ini ada beberapa obat tradisional penurun panas alami yang efektif membantu mempercepat menurunkan demam sekaligus menjaga kesehatan.

1. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah yang dipercaya secara turun-temurun dapat menyembuhkan demam dengan ampuh. Selain bisa digunakan sebagai obat penurun panas, kunyit juga ternyata berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Kunyit memiliki beberapa kandungan utama antara lain curcumin, zingiberen, dan minyak atsiri.

Kandungan anti inflamasi, kandungan antioksidan dan antibakteri (zingiberen) kunyit selain selain dapat membantu menyembuhkan demam, juga baik digunakan sebagai rempah untuk menjaga kesehatan jika dikonsumsi secara rutin dengan olahan-olahan tertentu yang dikombinasikan dengan rempah yang lain.

Cara penggunaan kunyit sebagai obat demam cukup mudah, caranya yaitu cukup dengan kurang lebih potong 15 gram kunyit dan dicuci terlebih dahulu dengan air bersih. Kemudian diparut dan dicampurkan dengan 3/4 gelas air panas. Selanjutnya peraslah air kunyit sehingga yang tersisa airnya saja. Air kunyit ini dapat dicampurkan dengan sepotong jeruk nipis dan beberapa sendok madu secukupnya. Setiap 3/4 gelas olahan air kunyot ini dapat diminum sebanyak 3 kali sehari. Artinya dari 3/4 gelas tersrebut dibagi menjadi 3 bagian untuk diminum pada pagi hari, siang hari dan malam hari.

2. Daun Pegagan

Daun pegagan merupakan salah satu daun yang bisa dikatakan daun liar yang ampuh untuk menyembuhkan demam. Daun pegagan sebenarnya sudah banyak digunakan oleh nenek moyang secara turun-temurun sebaga penyembuh demam yang ampuh. Bukan hanya dapat digunakan sebagai oabt penurun panas bagi orang dewasa, daun ini juga aman digunakan sebagai obat penurun demam untuk anak-anak.

Daun pegagan didalamnya terdapat kandungan seperti hydrocotyline, triterpenoid dan saponin. Selain obat penurun panas, daun pegagan baik digunakan sebagai penambah daya tahan tubuh dan memperkuat struktur jaringan tubuh.

Cara penggunaan daun pegagan cukup dengan mencampurkan dua gelas air dengan beberapa lembar daun pegagan atau segenggam tangan. Kemudian direbus sampai mendidih. Ambil menjadi tiga bagian untuk diminum sebanyak tiga kali sehari.

3. Bawang Merah

Siapa yang tidak kenal bawang merah yang merupakan pelopor bumbu masakan, dapat menjadi obat penurun panas yang ampuh, dari bayi hingga orang dewasa. Bawang merah sudah tidak diragukan lagi khasiat dan manfaatnya. Di zaman modern ini masih banyak masyarakat kita terutama di pedesaan menggunakan bawang merah sebagai obat penurun demam yang ampuh. Tidak semata tidak mau pergi ke dokter, namun juga banyak yang beralasan bawang merah merupakan obat yang alami dan menghindari mengkonsumsi obat-obatan dengan bahan kimia.

Beberapa kandungan pada bawang merah adalah floroglusin, kuersetin, sikloalin, metilaliin, dan minyak atsiri. Cara penggunaan bawang sebagai obat demam sangatlah mudah. Untuk penyembuhan demam pada bayi, irislah dua siung bawang merah dan campurkan irisan bawang tersrbut dengan satu sendok minyak telon dengan cara diremas agar minyak pada bawang dapat menyatu dengan minyak telon. Selanjutnya tinggal dibalurkan ke seluruh bagian tubuh pada bayi termasuk perut, dada, punggung dan kaki. Tidak dianjurkan membalur ke bagian telapak tangan karena akan menimbulkan efek perih jika terkena hidung dan mata bayi.

Pada penggunaan khasiat oabt penurun demam pada orang dewasa, tidak jauh berbedan degan penanganan demam pada bayi, yaitu irisan beberapa siung bawang merah dicampurkan dengan minyak kayu putih dan dibalurkan pada bagian dada, perut dan punggu untuk menghasilkan relaksasi hangat. Selanjutnya diistirahatkan. Biasanya dalam waktu 1 atau dua hari Anda sudah bisa merasakan efek penurunan panas secara signifikan.

4. Daun Kembang Sepatu

Daun kembang sepatu mengandung zat-zat yang bisa menyembuhkan demam secara alami seperti saponin, polifenol, tanin dan minyak atsiri. Daun kembang sepatu cukup sulit untuk dicari saat ini, namun daun kembang sepatu dipercaya efektif mengurangi efek demam pada tubuh seperti halnya kompres namun dengan kandungan-kandungan tertentu seperti halnya bawang merah.

Cara penggunaan daun kembang sepatu ini cukup unik, yaitu daun kembang sepatu dipanaskan diatas api kompor, namun jangan sampai daunnya mengenai api. Daun yang sudah dipanaskan tersebut degan tujuan agar daunya menjadi lemas dan tidak kaku. Selanjutnya oleskan dengan minyak kelapa dan kompreskan pada bagian perut atau jidat kepala.

5. Air Kelapa Muda

Orang yang mengalami demam sangat disarankan untuk sering minum air putih untuk mengganti cairan tubuh. Air kelapa muda salah satu air yang memiliki banyak khasiat dan memiliki lebih banyak manfaat sebagi penganti cairan tubuh dibandingkand dengan air putih biasa. Di dalam air kelapa muda terdapat kandungan mineral yang tinggi dan kalium yang bermanfaat untuk mencegah dehidrasi dan membantu meningkat energi.

Selain mencegah dehidrasi, kandungan pada air kelapa dapat membantu menetralisir berbagai racun dan toksin dalam tubuh. Menurut beberapa literatur riset dan penelitian para ahli membuktikan bahwa sebagian orang yang mengalami keracunan setelah meminum air kelapa ternyata selamat dan mempercepat proses pemulihan.

Pada kasus demam, pada saat suhu tubuh meningkat, maka pada saat tertentu tubuh akan mengeluarkan banyak keringat. Untuk menggantikan cairan tubuh dengan cepat, maka disarankan untuk banyak meminum air kelapa muda dengan tingkat kematangan yang agak sedikit menua. Dengan memperbanyak meminum air kelapa pada saat demam, akan membantu mempercepat proses pemuliha disamping meminum obat dari dokter ataupun menggunakan pengobatan tradisional.

7. Temulawak

Temulawak banyak dijadikan sebagai minuman kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh dan memperlancar pencernaan. Namun siapa sangka ternyata temulawak dapat membantu menurunkan demam. Di dalam temulawak terdapat kandungan seperti zat aktif zanthorrhizol, curcumena, germacrene, dan lain-lain. Temulawak juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan, penyembuhkan perut kembung, dan lain-lain karena temulawak memiliki sifat anti inflamasi dan anti peradangan.

Untuk meredakan demam, siapkan kurang lebih 8 hingga 10 rimpang temulawak yang sudah di cuci bersih. Kemudian parut dan campurkan dengan 1/2 gelas air panas, lalu ambil sarinya. Setelah itu Anda dapat meminumnya dengan campuran beberapa sendok madu.

Kapan demam Anda harus diperiksakan ke dokter?

Obat tradisional penurun panas memang efektif untuk menurunkan demam. Namun biasanya hanya untuk demam-demam tertentu saja. Bisa jadi demam Anda sembuh sama sekali atau hanya meringankan saja. Hal ini karena setiap orang bisa mengalami demam dengan jenis yang berbeda-beda, demam tersebut terbagi menjadi tiga yaitu demam karena infeksi, demam karena non infeksi dan demam fisiologis.

Jika setelah menggunakan obat tradisional penurun panas tidak kunjung turun selama 3 hari, maka segera konsultasikan dengan dokter kesehatan untuk mendapatkan perawatan terbaik karena hanya itu satu-satunya cara agar akar dari sumber demam tersebut dapat disembuhkan, terutama untuk demam diatas 38 derajat.