Fungsi Karbohidrat bagi tubuh yang Anda Konsumsi selama ini

Banyaknya kandungan dan fungsi karbohidrat tergantung dari jenis makanan yang dikonsumsi. Banyak sekali sumber karbohidrat yang terdapat pada makanan sehari-hari yang kita makan. Terutama untuk orang Indonesia yang makanan pokoknya adalah nasi.

Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat tinggi yang diperlukan tubuh. Terutama sebagai sumber tenaga. Namun karbohidrat yang terdapat pada nasi banyak dihindari oleh orang yang sedang menjalankan diet. Ini merupakan sebuah dilema bagi sebagian orang karena karbohidrat juga diperlukan tubuh untuk menunjang aktivitas sehati-hari.

Fungsi karbohidrat sebagai sumber tenaga

Manusia membutuhkan sumber energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. selain protein dan lemak, karbohidrat merupakan salah satu zat sumber energi yang penting. Karbohidrat akan menghasilkan energi terutama yang berhubungan dengan otot.fungsi karbohidrat

Ketika makanan sumber karbohidrat masuk ke dalam tubuh, makanan tersebut akan dicerna dan dipecah menjadi zat gula yang kemudian diubah menjadi glukosa atau gula darah. gula darah ini akan masuk ke dalam sel-sel tubuh secara perlahan. Jika glukosa yang masuk pada darah berlebih, maka sisanya akan disimpan pada jaringan hati dan otot-otot yang berbentuk glikogen.

Untuk itulah mengapa ketika kita tidak memakan nasi, sesekali badan akan terasa lemas karena bisa jadi salah satu penyebabnya adalah kekurangan karbohidrat. Namun sumber tenaga tentu saja tidak hanya dari nasi. Hal itu termasuk salah satu faktor kebiasaan juga, terutama bagi orang Indonesia.

Fungsi karbohidrat mengurangi asupan kalori

Pernahkan Anda merasakan ketika memakan sayuran atau buah-buahan tetap saja merasa kurang kenyang? hal dirasakan berbeda ketika sudah memakan nasi akan terasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan tidak memakan nasi. Hal ini karena kandungan serat yang terdapat pada karbohidrat mampu meningkatkan rasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan kandungan serat lainnya.

Selain itu hal tersebut juga disebabkan karena karbohidrat memiliki kandungan lemak yang lebih banyak dibandingkan dengan kalori. Kalori merupakan zat yang diperlukan tubuh juga. Namun pada dasarnya mengetahui fungsi karbohidrat sebagai membatas kalori pada tubuh diperlukan untuk mengatur pola makanan dalam menjalankan pola hidup sehat.

Fungsi karbohidrat dapat membantu mencegah resiko penyakit

Benarkah mengkonsumsi karbohidrat dapat mencegah resiko penyakit?

Banyak orang berpendapat bahwa karbohidrat terutama pada nasi malah bisa menyebabkan resiko penyakit berbahaya seperti diabetes dan salah satu penyebab obesitas. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Memang pada kasus tertentu karbohidrat menjadi sumber penyebab obesitas. Namun hal tersebut tergantung dari pola konsumsi makanan yang kita konsumsi. Asal kan mengkonsumsi karbohidrat dengan tidak berlebihan maka tidak akan menyebabkan masalah sama sekali.

Contohnya adalah ketika akan makan nasi, usahakan agar takaran nasi tidak berlebihan, sedangkan lauknya sedikit. Lebih baik memakan lauk yang banyak dengan nasi yang sedikit dibandingkan dengan memakan nasi banyak sedangkan lauk-pauknya sedikit.

Menurut beberapa sumber penelitian menyebutkan bahwa karbohidrat dapat membantu mengurangi resiko penyakit obesitas dan diabetes. Namun sayangnya sumber karbohidrat yang membantu mencegah penyakit tersebut bukan berasal dari nasi putih yang sering kita konsumsi selama ini, namun karbohidrat dari serat pangan dan biji-bijian utuh.

Beberapa sumber karbohidrat yang memiliki kandungan serat pangan tersebut adalah terdapat pada sayur-sayuran, kentang dan jagung. Jika nasi dibandingkan dengan kentang, memang nasi memiliki kandungan karbohidrat yang jauh lebih tinggi. Namun kenapa kentang sebenarnya lebih baik? karena didalam kentang terdapat kandungan vitamin yang tidak ada dalam nasi.

Namun Jika bertanya manakah yang lebih baik, mengkonsumsi nasi atau mengkonsumsi kentang? kedua-duanya baik, namun hal yang mempengaruhi kesehatan Anda adalah bagaimana menjaga pola makan yang proporsional sesuai dengan kandungan gizi yang ada di dalam tubuh supaya pola hidup sehat dapat tercapai.