Harus tahu: Apakah Suplemen Menyebabkan Ketergantungan?

Apakah suplemen menjebabkan ketergantungan? Sebagian dari kita pasti pernah atau bahkan sering mengkonsumsi suplemen makanan karena alasan tertentu, baik itu untuk menjaga kesehatan, menjaga daya tahan tubuh, atau hal-hal lain. Namun apakah benar suplemen menyebabkan ketergantungan?

Suplemen secara definisi merupakan makanan tambahan pada saat gizi pada makanan pokok atau makanan utama Anda tidak mencukupi. Misalnya dalam satu hari Anda sudah mengkonsumsi makanan, baik itu makanan ringan ataupun makanan berat seperti nasi dan lauk-pauk. Namun ketika Anda merasa gizi serat Anda tidak terpenuhi, maka untuk mengatasi hal tersebut Anda bisa meminum suplemen serat tambahan. Dan ini sah-sah saja dan memang baik menggunakan suplemen sebagai makanan tambahan. Namun jangan sampai ketika Anda meminum suplemen serat tambahan tapi Anda sama sekali tidak memakan sayuran dan buah-buahan, hal ini adalah keliru.

Jika kebiasaan meminum suplemen makanan namun tidak diimbangi dengan makanan pokok atau makana utama, jika hal ini dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu lama, makan mungkin saja Anda akan mengalami ketergantungan suplemen secara psikologis. Namun secara kandungan dan komposisi yang ada pada suplemen makanan tidak akan menyebabkan ketergantungan. Oleh karena itu Anda harus tetap mengkonsumsi makanan utama atau “real food”, sedangkan suplemen hanyalah sebagai nambahan nutrisi saja.

Contoh kasus lain pada penggunaan suplemen makanan yang bijak adalah misalnya ketika Anda sedang bepergian ke luar kota, namun Anda sama sekali tidak sempat untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup karena hal-hal tertentu seperti kesibukan pekerjaan dan lain sebagainya. Maka, Anda disarankan untuk membawa suplemen makanan untuk membantu memenuhi gizi harian yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Sehingga dengan begitu, tubuh akan tetap sehat dan daya tahan tubuh juga tetap terjaga.

Sebaliknya jika Anda hanya mengkonsumsi suplemen makanan tanpa diimbangi dengan makanan pokok atau makanan utama, maka justru hal tersebut bisa membahayakan tubuh Anda. Pada saat akan mengkonsumsi suplemen, disarankan untuk mekanan makanan pokok terlebih dahulu. Misalnya Ketika akan mengkonsumsi suplemen serat, Anda dapat mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran terlebih dahulu, baru meninum suplemen serat.

Apakah suplemen dengan bahan kimia bisa membahayakan?

Perlu diketahui bahwa sebenarnya suplemen yang mengandung bahan kimia itu sebenarnya relatif. Karena dari sektor mana dulu kita mendefinisikan “bahan kimia” yang ada pada suplemen tersebut. Contohnya air (H2O), zat besi (Fe), garam (NaCl) dan komponen makanan lainnya pasti terdapat unsur kimia masing-masing. Namun pada dasarnya unsur kimia terbagi menjadi dua, yaitu unsur kimia sintetis dan unsur kimia alami.

Oleh karena itu dalam memilih suplemen makanan pilihlah suplemen yang mengandung bahan-bahan alami, bukan berasal dari bahan kimia sintetis. Untuk mengetahui hal tersebut bisa dilakukan beberapa cara diantaranya adalah dengan melihat komposisi yang terdapat pada suplemen makanan tersebut, atau dengan cara bertanya langsung kepada toko tempat Anda membeli suplemen makanan tersebut.

Apakah suplemen bisa menjaga daya tahan tubuh Anda?

Pernahkan Anda merasa adanya gejala sakit flu pada tubuh dan hidung Anda? kemudian yang Anda lakukan adalah meminum suplemen vitamin C 1000mg selama tiga hari berturut-turut sehingga flu yang Anda rasakan tersebut merasa berkurang dan enakan? Jika iya, itulah gunanya suplemen vitamin C pada contoh kasus tersebut. Artinya ketika kebutuhan vitamin C Anda tidak mencukupi dan dengan mengkonsumsi suplemen vitamin C menjadikan kebutuhan vitamin Anda tercukupi. Dengan demikian suplemen bisa menjaga daya tahan tubuh Anda menjadi lebih baik termasuk vitamin C dan sumber vitamin lainnya.

Pelajari apa yang dibutuhkan tubuh Anda

Hanya mengkonsumsi makanan utama memang yang terbaik jika makanan yang Anda konsumsi tersebut mampu mencukupi kebutuhan harian Anda. Namun ada kalanya ketika mengkonsumsi makanan sehari-hari kurang teratur akibat kesibukan pekerjaan, suplemen makanan mungkin akan dibutuhkan oleh Anda. Oleh karena itu lebih baik pelajarilah apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Untuk mengetahui lebih jelasnya bisa dengan cara melihat tabel gizi harian, ataupun langsung berkonsultasi dengan dokter kesehatan Anda agar bisa mendapatkan saran dan nasihat kesehatan yang tepat.

Kesimpulan dari berbagai penjelasan diatas adalah, apakah suplemen menyebabkan ketergantungan? jawabannya adalah tidak. Selama suplemen tersebut dijadikan sebagai makanan tambahan dari makanan utama Anda. Namun mengkonsumsi suplemen akan menjadi tidak baik ketika suplemen dijadikan sebagai makanan utama dibandingkan dengan “real food” yang anda konsumsi.