Mengenali Jenis, Penyebab, dan Cara Perawatan Jantung Berdebar

Bagi Anda yang sering mengalami jantung berdebar, maka Anda harus ekstra waspada, karena jantung berdebar dalam tempo yang tidak normal dan sering tersebut merupakan bisa jadi salah satu gejala dari penyakit jantung. Hal tersebut mungkin akan lebih parah apabila Anda merasakan dada agak sesak, menimbulkan sakit saat bernafas, atau dalam beberapa waktu dada Anda terasa panas.

Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, maka sangat disarankan agar Anda segera memeriksakan ke dokter. Hal tersebut dikarenakan, jika Anda dengan segera memeriksakan ke dokter, tentu Anda akan segera didiagnosa apakah benar Anda mengalami gejala penyakit jantung atau hanya berdebar normal karena faktor lain.

Selain itu, pemeriksaan ke dokter tersebut sangat diperlukan mengingat penyakit jantung ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya, atau bahkan mungkin merupakan penyakit paling berbahaya di dunia, dimana penyakit ini adalah penyakit yang paling banyak merenggut nyawa orang yang ada di seluruh dunia.Jantung berdebar

Biasanya penyakit jantung ini dapat terjadi manakala seseorang mengalami permasalahan di dalam tubuhnya, dimana salah satu penyebabnya adalah terjadinya penyempitan arteri dan pembuluh darah. Terjadinya penyempitan arteri atau pembuluh darah pada kebanyakan penderita penyakit jantung bisanya diakibatkan adanya kandungan lemak di dalam tubuh yang menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, hal tersebut , sehingga kinerja jantung semakin lama semakin terganggu dan bahkan semakin melemah.

Jenis-Jenis Jantung Berdebar

Namun demikian, jantung berdebar tersebut ada banyak sekali jenisnya, dimana ada jantung berdebar namun detak jantung cenderung teratur dan sedikit lebih beraturan. Selain itu ada juga jantung berdebar disertai detak jantung kencang dan tidak teratur dan cara kerjanya tidak beraturan. Nah, yang paling berbahaya adalah jantung berdebar namun tidak beratur, karena jika kondisi ataupun jenis detaknya seperti itu, maka hal tersebut bisa dikatakan sebagai aritma atau gangguan pada irama jantung.

Pada dasarnya dalam keadaan santai, denyut jantung orang normal adalah 60 hingga 100 kali per menit. Namun secara umum 70 kali per menit merupakan jumlah detak jantung yang paling sering terjadi pada orang normal. Namun, jika kecepatan jantung adalah lebih dari 100 kali per menit, maka orang tersebut bisa dikatakan kesehatan jantungnya terganggu atau telah terjangkit penyakit maupun kelainan jantung yang dinamakan takikardia. Sedangkan takirkadia ini juga ada banyak jenisnya, seperti takikardia sinus, takikardia ventrikel, dan takikardia atrium.

Penyebab Jantung Berdebar

Sedangkan faktor penyebab jantung berdebar ini biasanya adalah karena kekurangan magnesium, dan kalium, sering mengkonsumsi aneka junk food, teralau sering merokok atau minum-minuman beralkohol, maupun karena mengkonsumsi obat-obat tertentu. Selain itu, penyebab jantung berdebar adalah juga dikarenakan adanya penyakit lainnya seperti anemia, penyakit tumor alpa kelenjar ardenal, dan beberapa penyakit mematikan lainnya. Selain itu, penyebab orang sering mengalami jantung berdebar juga dikarenakan adanya gangguan irama jantung pada salah satu bilik dari jantung tersebut.

Perawatan Jantung Berdebar

Nah, apabila Anda mempunyai masalah tentang jantung berdebar, maka Anda sebaiknya melakukan perawatan yang tepat, salah satunya adalah dengan menggunakan obat penenang. Mungkin salah satu obat penenang yang bisa anda gunakan adalah phenobarbital, dimana obat penenang ini mampu mengatasi secara efektif adanya gangguan irama jantung kita.

Selain itu, Anda juga bisa mengatasi jantung berdebar Anda dengan cara memperlambat kecepatan denyut jantung dengan menekan bagian sinus carotis, dimana lokasi ini terletak pada salah satu satu sisi leher tepat di bawah sudut rahang. Namun demikian ada berbapa orang yang berhasil mengurangi jantung berdebar dengan menggelitik bagian belakang kerongkongan atau bahkan menekan bola mata mereka hingga denyut jantung kembali normal. Namun cara seperti ini sangat tidak dianjurkan karena dapat merusak mata kita.