Seperti Apa Cara Hidup Rasulullah Sehari-Hari? Teladani dan Rasakan Manfaatnya Sekarang Juga!

Sebagai tauladan umat manusia, Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sifat serta perbuatannya menjadi panduan. Dan salah satunya adalah cara hidup Rasulullah sehari hari yang sudah banyak dikenal sebagai gaya hidup Islami.

Alasan lain mengapa cara hidup Rasulullah sehari hariperlu menjadi teladan Anda adalah fakta bahwa beliau jarang terserang sakit semasa hidupnya. Bahkan, tercatat hanya 2 kali beliau mengalami sakit. Pertama adalah ketika Rasulullah menerima wahyu dan menderita demam karena rasa takut yang hebat. Momen kedua dan terakhir adalah kala Rasulullah sakit sebelum wafat.

Padahal, Rasulullah senantiasa sibuk beribadah, berdakwah, dan bahkan terjun langsung ke medan perang ketika peperangan tak terhindarkan. Lantas, apa yang menjadi rahasia mengapa Rasulullah nyaris tak pernah diserang penyakit?

Menurut Prof. Dr. Musthofa Romadhan, seperti yang juga tertulis di dalam buku Panduan Diet Ala Rasulullaholeh Indra Kusumah, ada beberapa kebiasaan yang menjadi cara hidup Rasulullah sehari hariserta kunci di balik kesehatan beliau semasa hidupnya.

cara hidup rasulullah sehari-hari

Udara Segar Dini Hari

Rasulullah punya kebiasaan tidur cepat dan bangun cepat, kira-kira pukul 01.00 dini hari untuk melaksanakan shalat malam. Setelah itu beliau akan berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Udara pada jam-jam sebelum Subuh tersebut masih jernih dan segar, sehingga belum tercemar dan sehat bagi tubuh.

Bersiwak untuk Kebersihan Mulut

Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan sebagai manusia yang imannya sudah tak perlu diuji lagi, Rasulullah pun adalah sosok yang begitu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Salah satu kebiasaan bersih Rasulullah adalah menjaga kebersihan rongga mulut dengan cara bersiwak secara teratur. Siwak adalah dahan atau akar sebuah pohon yang dapat digunakan untuk membersihkan rongga mulut, gusi, dan gigi (serupa dengan bersikat gigi di masa modern ini).

Minum Air Dingin dengan Madu

Menu yang dikonsumsi Rasulullah untuk sarapan adalah segelas air dingin, namun bukan air es, yang ditambah dengan madu murni. Dan setelah melaksanakan ibadah shalat Dhuha, Rasulullah pun melanjutkan sarapan dengan makan 7 butir kurma yang sudah matang.

Roti dengan Cuka dan Minyak Zaitun

Begitu hari sudah menuju sore, Rasulullah biasa mengkonsumsi roti atau jenis makanan pokok lainnya, dicampur dengan minyak zaitun dan cuka.

Makan Malam dan Kebiasaan di Malam Hari

Begitu malam tiba, Rasulullah mengkonsumsi sayur-sayuran untuk makan malam. Dan setelah makan, beliau tidak segera pergi tidur. Akan tetapi, beliau masih melakukan beberapa aktivitas agar makanan yang sudah disantap dapat masuk dan diolah oleh lambung dengan baik.

Jika Anda cermati, kebiasaan ini juga perlu diteladani jika Anda menderita masalah asam lambung seperti maag, karena dengan begitu Anda tidak langsung berbaring setelah makan.

Berolahraga

Rasulullah banyak berjalan kaki untuk menyelesaikan urusannya sepanjang hari, dan hal tersebut pun dapat membantu beliau menjaga tubuhnya tetap sehat. Beliau pun tidak menganjurkan umatnya untuk begadang.